Pengaruh Bimbingan Kelompok terhadap Kemandirian Emosional Siswa The Influence of Group Counseling on Students' Emotional Independence
Main Article Content
Abstract
Adolescence is a developmental phase that is vulnerable to both internal and external emotional pressures, which often results in low emotional independence. Preliminary findings at SMP Negeri 2 Teluk Kuantan revealed students with high levels of dependency when facing personal and social problems. This study aims to examine the effect of group counseling services on improving students’ emotional independence. A quantitative approach was used with a one-group pretest-posttest experimental design. The research subjects consisted of nine students purposively selected based on criteria of low emotional independence. Instruments included an emotional independence questionnaire and an observation sheet, both of which had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using descriptive statistics and N-gain test with the assistance of SPSS version 23. The results showed that group counseling services had a positive impact on increasing students’ emotional independence, with an average N-gain score of 0.47, categorized as moderate improvement. These findings indicate that group counseling is effective as an intervention strategy to develop students’ emotional independence. The implications of this study highlight the importance of optimizing the role of guidance and counseling teachers in designing and implementing services that support students’ emotional development in an independent and adaptive manner.

Citation Metrics:
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Alwi, M. M., & Maskud, M. (2018). Meningkatkan Kemandirian Emosi dan Sosial Remaja Pengguna Narkoba Melalui Program Konseling Sebaya di Pengajian Mingguan: Studi di PAC IPNU-IPPNU Wuluhan Jember. An-Nisa Journal of Gender Studies, 11(2), 1–18. https://annisa.uinkhas.ac.id/index.php/annisa/article/view/95/60
Hidayati, N. I. (2014). Pola asuh otoriter orang tua, kecerdasan emosi, dan kemandirian anak SD. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 3(01), 1–8. 10.30996/persona.v3i01.364
Husna, A. N. (2018). Kemandirian emosional pada remaja awal: Studi di SMPN 1 Margaasih kabupaten Bandung. Journal of Psychological Science and Profession, 2(3), 222–228. https://doi.org/10.24198/jpsp.v2i3.21599
Ilmi, A. A., & Nst, F. (2024). Penerapan layanan bimbingan kelompok dalam menanggulangi tawuran antar pelajar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(2), 2079–2090. https://jurnaldidaktika.org/contents/article/view/743
Jannah, M. (2017). Remaja dan Tugas-Tugas Perkembangannya dalam Islam. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(1). https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Psikoislam/article/view/1493
Kamal, M., & Rochmiyati, S. (2022). Indikator kemandirian dalam profil pelajar pancasila pada akhir fase c rentang usia 12–15 tahun. Tarbiyah Wa Ta’lim: Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 150–171. https://doi.org/10.21093/twt.v9i3.4734
Kartika, Y. D., & Siregar, A. (2023). Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Brainstorming untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri pada Siswa Kelas X SMA di Kota Kisaran. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(2), 348–358. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/cetta/article/view/2510
Luawo, M. I. R. (2019). Pengaruh Penerapan Psikodrama dalam Layanan Konseling Kelompok terhadap Perilaku Agresif Anak Asuh Panti Asuhan pada Usia Sekolah Dasar Kelas Tinggi 4-6 SD (Studi Quasi Eksperimen di Yayasan Panti Asuhan). Insight, 8, 2. https://doi.org/10.21009/INSIGHT.082.06
Netrawati, N., Khairani, K., & Karneli, Y. (2018). Upaya Guru BK untuk Mengentaskan Masalah-Masalah Perkembangan Remaja dengan Pendekatan Konseling Analisis Transaksional. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 2(1), 79–90. https://doi.org/10.29240/jbk.v2i1.463
Parawansah, S. I. (2022). Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Behavioristik Dalam Mengatasi Konflik Pertemanan Pada Remaja Awal (Studi Kasus Pondok Pesantren Al–Fhataniyah). Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan Dan Konseling Islami, 8(1), 40–46. https://ejournal.uinib.ac.id/jurnal/index.php/attaujih/article/view/3421
Parra, A., & Oliva, A. (2009). A Longitudinal Research on the Development of Emotional Autonomy During Adolescence. The Spanish Journal of Psychology, 12(1), 66–75. 10.1017/s1138741600001487
Puspita Dewi, E. M. (2014). Konsep kebahagiaan pada remaja yang tinggal di jalanan, panti asuhan dan pesantren. Intuisi Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(1), 28–33. https://doi.org/10.15294/intuisi.v6i1.11912
Santrock, J. W. (2003). Adolescence Perkembangan Remaja. https://lib.ui.ac.id/detail?id=33930&lokasi=lokal
Sitohang, N., Yusuf, A. M., & Daharnis, D. (2019). Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Pencapaian Tugas Perkembangan Remaja Awal dalam Aspek Kemandirian Emosional (Studi Eksperimen di SMP Frater Padang). Konselor, 2(4), 179–185. https://jurnal-dikpora.jogjaprov.go.id/index.php/jurnalideguru/article/view/868
Steinberg, L. (2016). Adolescence. McGraw-Hill Education.
Uzlifatul, E. J. (2019). Hubungan antara Self-Efficacy dan Kecerdasan Emosional dengan Kemandirian pada Remaja. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(3), 278–287. https://doi.org/10.30996/persona.v2i3.162
Wardana, A. W., & Rosada, U. D. (2024). Keefektifan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Problem Solving untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar dalam Menentukan Karir. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 209–219. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1550
Yusuf, S. (2017). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Remaja Rosdakarya.














