Manajemen Sanggar Tuah Sepakat di Lubuk Alung Padang Pariaman Management of Sanggar Tuah Sepakat in Lubuk Alung, Padang Pariaman
Main Article Content
Abstract
Studies on art studio management have been widely conducted; however, discussions that specifically examine the integration of organizational governance and social media-based marketing strategies in local traditional art studios remain limited. This study aims to describe and analyze the management practices of Sanggar Tuah Sepakat in Lubuk Alung Subdistrict, Padang Pariaman Regency, particularly in terms of organizational governance and the marketing of performing arts through social media. The research employed a qualitative approach with a case study design, involving three informants selected through purposive sampling, consisting of the studio leader, music coordinator, and costume coordinator. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed using descriptive qualitative analysis through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings show that Sanggar Tuah Sepakat has implemented management functions—planning, organizing, actuating, and controlling—in a structured manner, thereby supporting the smooth execution of performance production, member development, and organizational sustainability. In addition, the use of social media, particularly Instagram, plays an important role in strengthening the studio’s visibility, expanding the reach of its promotional activities, and facilitating collaboration with various event partners. This study contributes to the literature on performing arts management and affirms that sound organizational governance and effective digital marketing strategies are critical prerequisites for sustaining traditional art studios amid the dynamics of the creative industries.

Citation Metrics:
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Daud, Y. M. (2023). Peran Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Manajerial Sekolah. Intelektualita, 12(1), 41–61.
Duha, R. K. F., Mrp, R. P. D., Fadhilah, I., & Sinaga, O. (2025). Strategi Pemasaran Media Sosial yang Efektif untuk Seniman Muda. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa Dan Desain, 2(2), 69–78. https://journal.asdkvi.or.id/index.php/Realisasi/article/view/579
Hariyadi, A., Sunarto, B., Ismaya, E. A., & Chamid, A. A. (2025). Buku Referensi Manajemen Kepemimpinan Pertunjukan Seni Ketoprak. PT. Media Penerbit Indonesia.
Hartono, M. (2020). The modified Kansei Engineering-based application for sustainable service design. International Journal of Industrial Ergonomics, 79, 102985. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0169814119300010
Hidayati, D. A., & Rochana, E. (2025). Peran Sekolah Seni Tubaba dalam Membentuk Identitas Budaya Lokal di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Jurnal Sosial-Politika, 6(2), 125–140. https://doi.org/10.54144/bz2azk08
Husaini, H., & Fitria, H. (2019). Manajemen Kepemimpinan pada Lembaga Pendidikan Islam. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 4(1), 43–54. https://journal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/JMKSP/article/download/2478/1938
Indrayuda, I. (2019). Culture degradation of Minangkabau dance as the reflection of Nagari government transition. In Proceedings of the 2nd International Conference on Arts and Culture (ICONARC 2018) (pp. 129–133). Atlantis Press. https://www.atlantis-press.com/article/125911179.pdf
Kurnianto, A. M., Indrianti, D. T., & Ariefianto, L. (2020). Peran Sanggar Seni Pemuda Edi Peni dalam Pelestarian Budaya Lokal di Desa Hadiluwih Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. Learning Community: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 3(2), 59–65.
Mirdamiwati, S. M. (2014). Peran Sanggar Seni Kaloka terhadap Perkembangan Tari Selendang Pemalang di Kelurahan Pelutan Kecamatan Pemalang Kabupaten Pemalang. Jurnal Seni Tari, 3(1), 1–11. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/article/download/4068/3699
Pertiwi, T. C., Suntoro, I., & Nurmalisa, Y. (2017). Peranan Sanggar Budaya Bandakh Makhga dalam Pelestarian Nilai Budaya Lampung di Sukadanaham. Lampung University.
Purnama, Y. (2015). Peranan Sanggar dalam Melestarikan Kesenian Tradisional Betawi. Patanjala: Journal of Historical and Cultural Research, 7(3), 461–476. https://patanjala.kemdikbud.go.id/index.php/patanjala/article/view/112 [Broken link]
Putri, A., Fitria, I., Girl, M., Ikhsan, S., Lestari, Y., & Fitria, R. (2025). Tari Jaipong di Sanggar Tari Surya Medal Putera Wirahma sebagai Warisan Budaya dalam Bingkai Pancasila. Jurnal Pendidikan Non Formal, 2(4), 12. https://greenpub.org/JIM/article/view/3394 [Access restricted]
Safitri, S., Hikmah, N., Ginting, K. B., & Prabudi, M. I. (2025). Peran Sanggar Tari sebagai Ruang Tumbuh Kreativitas dan Semangat Belajar Kesenian Anak-anak di Sanggar Melati Suci Binjai. Mesada: Journal of Innovative Research, 2(2), 726–736. https://ziaresearch.or.id/index.php/mesada/article/view/169
Salabi, A. S., & Prasetyo, M. A. M. (2022). Studi tentang Pelembagaan Substansi Budaya Organisasi dalam Konsep Learning Organization. Reflektika, 17(1), 63–94. https://ejournal.unia.ac.id/index.php/reflektika/article/view/573
Salsabila, A., & Yensharti, Y. (2025). Strategi dan Metode Pelatihan Musik Tradisional di Sanggar Saandiko: Upaya Pelestarian Seni Melalui Pendidikan Nonformal. ARTED: Jurnal Ilmiah Seni Dan Pendidikan Seni, 1(1), 1–10. https://rumahjurnal.diskresi.id/index.php/arted/article/view/66
Setyo, D. (2024). Digitalisasi Ruang Pameran: Potensi Media Sosial sebagai Platform Pameran Karya Seni Rupa. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 2(3), 337–346. https://pchukumsosial.org/index.php/pchs/article/view/87
Shabrina, S. N., & Armellarena, F. (2025). Komunikasi Antar Budaya di Museum Tumurun Solo dan Implikasinya terhadap Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah Multikultural. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Pembelajaran, 6(3).
Sitanggang, A. S., Apriliani, A., & Florensia, J. (2024). Pengaruh Teknologi terhadap Teknik dan Medium Seni Tradisional. Jurnal Multidisiplin Inovatif, 8(8). https://sejurnal.com/pub/index.php/jmi/article/view/4253
Talibo, I. (2013). Fungsi Manajemen dalam Perencanaan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Iqra’, 7(1). https://doi.org/10.30984/jii.v7i1.606
Wahira, M. P., Hamid, A., Sos, S., & Rahmat Fadhli, E. M. (2025). Manajemen Pelatihan Apresiasi Seni Tari Nusantara: Strategi Penguatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar. Indonesia Emas Group.
Yani, A. (2023). Peran Pendidikan Non Formal dalam Implementasi Program Merdeka Belajar Ada Warga Belajar Sanggar Kegiatan Belajar SKB Kabupaten Lombok Timur. REFORM: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 6(1).














