Analisis Yuridis terhadap Tindak Pidana Narkotika dalam Perspektif Hukum Pidana Khusus Juridical Analysis of Narcotics Crimes from the Perspective of Special Criminal Law
Main Article Content
Abstract
The increase in narcotics crimes in Indonesia poses a serious threat to society, state security, and law enforcement because these crimes are categorized as extraordinary crimes that are organized, transnational, and have broad impacts on public health, social life, and the economy. This study aims to analyze the legal regulation of narcotics crimes, examine the position of evidence in narcotics cases, and review the application of criminal law from the perspective of special criminal law in Indonesia. This study used a normative juridical method with a qualitative approach through library research by examining laws and regulations, legal theories, journals, books, and court decisions related to narcotics crimes. The results showed that evidence has an important position in proving narcotics crimes because it serves to prove the occurrence of a criminal offense and to link the defendant to the charged criminal act. The process of seizure and forensic laboratory examination of evidence also affects the validity of proof in court proceedings. In addition, judges consider the type, quantity, and relevance of evidence in determining criminal sanctions against defendants. The conclusion of this study affirms that handling evidence professionally and in accordance with legal procedures is an important aspect of realizing legal certainty and justice in narcotics crime cases. These findings contribute to the development of studies on special criminal law and have practical implications for law enforcement officials in strengthening the governance of evidence in narcotics cases.
Downloads
Citation Metrics & Similar Scopus Articles
-
Couto M. (2026)Exploiting topic analysis models to explore psychological dimensions in social media dataScientific Reports, 16(1)
-
Ricaldi Echevarria M.L. (2026)Educational inequalities in academic performance in secondary education in Peru: a multilevel analysisPraxis Educativa, 21
-
García Sarria J.J. (2026)The gap in scientific production between Andean countries: A longitudinal analysis of publications in Scopus (2000-2024)Iberoamerican Journal of Science Measurement and Communication, 6(1)
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Agustina, N. (2022). Analisis Yuridis Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Jurnal Hukum dan Keadilan, 6(2), 45–58.
Ali, Z. (2020). Metode Penelitian Hukum. Sinar Grafika.
Andriansyah, F. (2021). Penerapan Sanksi Pidana terhadap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia. Jurnal Hukum Pidana, 8(1), 67–79.
Arief, B. N. (2018). Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana. Prenadamedia Group.
Atmasasmita, R. (2017). Tindak Pidana Narkotika Transnasional dalam Sistem Hukum Indonesia. Kencana.
Chazawi, A. (2020). Kebijakan Hukum Pidana dalam Pemberantasan Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Ilmu Hukum, 15(2), 78–91.
Firmansyah, H. (2021). Peranan Laboratorium Forensik dalam Pembuktian Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 21(4), 410–422.
Hamzah, A. (2019). Hukum Acara Pidana Indonesia. Sinar Grafika.
Huda, C. (2019). Dari Tiada Pidana Tanpa Kesalahan Menuju Kepada Tiada Pertanggungjawaban Pidana Tanpa Kesalahan. Kencana.
Kartanegara, S. (2020). Penegakan Hukum Pidana Khusus terhadap Tindak Pidana Narkotika di Indonesia. Jurnal Rechtsvinding, 9(2), 150–165.
Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Lamintang, P. A. F. (2018). Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia. Citra Aditya Bakti.
Marpaung, L. (2017). Tindak Pidana Narkotika dan Pencegahannya. Sinar Grafika.
Mertokusumo, S. (2016). Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Cahaya Atma Pustaka.
Misericordias, A. (2023). Tinjauan Hukum Pidana terhadap Penyalahgunaan Narkotika di Indonesia. UIR Law Review, 7(1), 90–102.
Moeljatno. (2015). Asas-Asas Hukum Pidana. Rineka Cipta.
Prasetyo, T. (2019). Analisis Barang Bukti dalam Tindak Pidana Narkotika Berdasarkan KUHAP. Jurnal Yuridis, 6(3), 201–214.
Prodjodikoro, W. (2018). Asas-Asas Hukum Pidana di Indonesia. Refika Aditama.
Putra, D. A. (2022). Pertimbangan Hakim dalam Menjatuhkan Pidana pada Kasus Narkotika. Jurnal Rechtens, 11(1), 33–46.
Raharjo, S. (2005). Penyalahgunaan Narkotika dan Upaya Penanggulangannya di Indonesia. Jurnal Hukum Nasional, 2(1), 55–67.
Rahmawati, D. (2022). Efektivitas Rehabilitasi terhadap Pecandu Narkotika Sebagai Bentuk Perlindungan Hak Asasi Manusia. Jurnal HAM dan Hukum, 5(2), 112–126.
Saleh, R. (2019). Perbuatan Pidana dan Pertanggungjawaban Pidana. Aksara Baru.
Santoso, T. (2022). Peran Aparat Penegak Hukum dalam Pemberantasan Peredaran Narkotika. Jurnal Lex Crimen, 10(3), 55–69.
Siregar, M. A. (2020). Efektivitas Penegakan Hukum terhadap Pelaku Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Ius Civile, 4(2), 88–100.
Soekanto, S. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Rajawali Pers.
Sudanto, R. (2021). Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Narkotika dalam Perspektif Hukum Pidana Khusus. Jurnal Lex Suprema, 3(1), 120–133.
Sunggono, B. (2016). Metodologi Penelitian Hukum. Raja Grafindo Persada.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38776/uu-no-35-tahun-2009
Wibowo, A. (2021). Tinjauan Yuridis terhadap Sistem Pembuktian dalam Tindak Pidana Narkotika. Jurnal Legalitas, 13(2), 144–156.
Yusuf, M. (2021). Analisis Pembuktian dalam Tindak Pidana Narkotika Berdasarkan KUHAP. Jurnal Supremasi Hukum, 17(1), 98–111.






















