Konstruksi Hukum Terkait Hak atas Kehidupan dan Pekerjaan bagi Pekerja Rumah Tangga berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan Legal Construction of the Right to Life and Work for Domestic Workers Based on the Labor Law
Main Article Content
Abstract
The right to work and to a decent livelihood ought to be guaranteed by the state; however, in reality, equal access to formal employment opportunities has yet to be realized, driving many citizens to work as domestic workers under conditions of inadequate wages and benefits. In practice, the majority of domestic workers receive wages below the minimum wage standard and often without guaranteed benefits, reflecting weak protection of their normative rights. This study aims to analyse in depth the implementation of statutory regulations, legal principles, and legal doctrines related to the protection of domestic workers, grounded in a legal policy framework, in order to formulate appropriate policies to safeguard their normative rights. A normative juridical approach is employed through an examination of legislation, legal principles and doctrines, as well as comparative analysis with regulatory frameworks in several countries, such as South Africa and the Philippines, which have enacted specific legislation on domestic workers. The findings show that these countries explicitly regulate minimum wage standards, holiday allowances, maternity leave entitlements, unemployment insurance, and even guarantees of adequate housing for domestic workers, whereas in Indonesia similar regulations remain weak and fragmented. These results indicate the need to revise national policy by setting a minimum wage standard for domestic workers equivalent to the provincial minimum wage, accompanied by sanction mechanisms for violations, so that the protection of wages and benefits becomes fairer and more effective. Accordingly, the strengthening of specific regulations on domestic workers is expected to establish a fair and dignified regulatory framework for domestic workers without neglecting employers’ interests, while simultaneously providing a stronger legal policy foundation for the formulation of domestic labour protection policies in Indonesia.

Citation Metrics:
Downloads
Citation Metrics & Similar Scopus Articles
-
A.g S. (2027)Polymer-bitumen compositions for improving the energy efficiency of road constructionKompleksnoe Ispolzovanie Mineralnogo Syra, 341(2), 97-104
-
Guo X. (2027)Perspective of chitosan-based electromagnetic interference shielding materialsJournal of Materials Science and Technology, 283, 24-38
-
Tang Z. (2027)Technological paths for enhancing renewable energy integration: Modeling, optimization, and practical prospectsElectric Power Systems Research, 264
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Afifah, W. (2018). Eksistensi Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Rumah Tangga di Indonesia. DiH: Jurnal Ilmu Hukum, 14(27), 53–67. https://doi.org/10.30996/dih.v0i0.1594
Afifah, W., Safa’at, R., Fadli, M., & Widagdo, S. (2025). From Legal Gaps to Decent Wages: Ensuring Domestic Workers’ Rights in Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis Bonum Commune, 8(2), 336–359. https://doi.org/10.30996/jhbbc.v8i2.131810
Amaliyah, E. A., & Anabila, H. R. (2025). Politik Hukum Pengaturan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di Indonesia dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Journal of Law and Administrative Science, 3(1), 69–81.
Andreansyah, G. C., & Rusdiana, E. (2023). Perlindungan Hukum tentang Pekerja Rumah Tangga (PRT) Mengenai Jam Kerja. Novum: Jurnal Hukum, 10(4), 98–105.
Angelia, G., Yurikosari, A., & Others. (2020). Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) Sepihak Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Bandung Nomor 211/PDT.SUS-PHI/2018/PN.BDG). Jurnal Hukum Adigama, 3(1), 578–602.
Anggraeni, E. J. (2024). Tinjauan RUU PPRT terhadap Persoalan Pekerja Rumah Tangga di Indonesia. Wicarana, 3(1), 1–9. https://doi.org/10.57123/wicarana.v3i1.44
Azhari, M. Y., & Halim, A. (2021). Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga dan Perlindungan Hukum di Indonesia. Media Iuris, 4(2), 173–190. https://doi.org/10.20473/mi.v4i2.25492
Azhary, M. T. (2015). Negara Hukum. Kencana Prenada Media.
Budiartha, I. (2016). Hukum Outsourcing: Konsep Alih Daya, Bentuk Perlindungan, dan Kepastian Hukum. Setara Press.
Dalimunthe, N., & Fadilah, T. (2025). Pembantu Rumah Tangga dalam Perspektif Hukum Ketenagakerjaan: Analisis Yuridis Normatif. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 4(2), 987–1005. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.5855
Fadila, R. I. (2021). Perlindungan Hukum Bagi Asisten Rumah Tangga Menurut Undang-Undang No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Citra Justicia: Majalah Hukum dan Dinamika Masyarakat, 22(1), 94–102. https://doi.org/10.31623/cjhe.v22i1.5519
Hanifah, I. (2020). Kebijakan Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga melalui Kepastian Hukum. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(2), 193–208. https://doi.org/10.54629/jli.v17i2.669
Indrayana, D. (2007). Amandemen UUD 1945: Antara Mitos dan Pembongkaran. Mizan Pustaka.
Istiawati, S. (2021). Hukum Perlindungan terhadap Hak-Hak Pekerja Rumah Tangga. Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), 4(2), 104–109. https://doi.org/10.33395/juripol.v4i2.11111
Khairani, K. (2021). Kepastian Hukum Hak Pekerja Outsourcing (Ditinjau dari Konsep Hubungan Kerja Antara Pekerja dengan Pemberi Kerja). Rajawali Press.
Maharani, A., Arum, S. P. S., & Taufiqurahman, Y. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Asisten Rumah Tangga (ART) yang Mengalami Kekerasan Ditinjau dari Hukum Ketenagakerjaan. Aktivisme: Jurnal Ilmu Pendidikan, Politik dan Sosial Indonesia, 1, 279–287.
Mangunjaya, F. M. (2006). Hidup Harmonis dengan Alam: Esai-Esai Pembangunan Lingkungan, Konservasi, dan Keanekaragaman Hayati Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Nurpradana, R. H. (2025). Analisis terhadap RUU PRT dalam Menjamin Kesejahteraan PRT Perspektif Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Media Hukum Indonesia (MHI), 3(2).
Prajnaparamita, K. (2019). Perlindungan Hukum terhadap Tenaga Kerja Perempuan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Administrative Law and Governance Journal, 2(1), 34–46.
Pranoto, B. I. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga di Indonesia. Lex Renaissance, 7(4), 745–762. https://doi.org/10.20885/JLR.vol7.iss4.art5
Raflis, R. I., Rochaeti, N., & Wijaningsih, D. (2016). Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga Perempuan Korban Tindak Kekerasan. Diponegoro Law Journal, 5(3), 1–26.
Rahardjo, L. M. (2023). Perlindungan Hukum terhadap Anak dan Perempuan dengan Profesi Pekerja Rumah Tangga Akibat Eksploitasi Perdagangan Orang. Journal of Law and Islamic Law, 1(2), 109–132.
Sebola, M. (2014). The Effects of the Basic Conditions of Employment Act No. 97 On Domestic Workers in South Africa. Mediterranean Journal of Social Sciences, 5(6), 123–132.
Sesa, T. D. A., & Others. (2016). Analisis Yuridis Kedudukan dan Perlindungan Hukum Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dilihat dari Perspektif Peraturan Perundang-Undangan Bidang Ketenagakerjaan. Jurnal Nestor Magister Hukum, 1(1).
Shalihah, F., & Damarina, R. (2023). Problem Hukum dalam Perlindungan Pekerja Rumah Tangga di Indonesia. Jurnal Selat, 10(2), 131–143. https://doi.org/10.31629/selat.v10i2.5645
Subekti, R. P. (2018). Urgensi Ratifikasi Konvensi International Labor Organization: Perspektif Perlindungan Pekerja Anak pada Sektor Rumah Tangga. Jurnal Magister Hukum Udayana (Udayana Master Law Journal), 7(1), 24–40.
Susilowati, R. R. (2018). Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga. Jurnal Ilmiah Hukum dan Dinamika Masyarakat, 15(2), 88–97. https://doi.org/10.56444/hdm.v15i2.681
Turatmiyah, S., & Annalisa, Y. (2013). Pengakuan Hak-Hak Perempuan Sebagai Pekerja Rumah Tangga (Domestic Workers) Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Menurut Hukum Positif Indonesia. Jurnal Dinamika Hukum, 13(1), 49–58. https://doi.org/10.20884/1.jdh.2013.13.1.155
Wulandari, A. P. (2024). Platformisasi Pekerjaan Domestik Bukan Solusi: Ekonomi Gig dan Peningkatan Kerentanan Perempuan Pekerja Rumah Tangga. In Kemitraan Semu dalam Ekonomi Gig di Indonesia (Pp. 55–72).
Yanmiano, J. M. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Pekerja Rumah Tangga (PRT) dalam Perspektif Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia.
Zulkadrin, Z., Citra, A. A., Rahmawati, R., & Putri, O. A. (2025). Analisis Badai Inflasi Hipotetis: Dampak dan Respons Kebijakan pada Awal Pemerintahan Prabowo Subianto di Indonesia Tahun 2025. Al-Amiyah: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 187–202. https://doi.org/10.71382/aa.v2i02.263


















