Pemetaan Daerah Potensi Rawan Longsor Kota Padang Panjang Berbasis Data Analisis Sistem Informasi Geografi (SIG) Mapping Landslide-Prone Areas in Padang Panjang City Based on Geographic Information System (GIS) Data Analysis
Main Article Content
Abstract
This study aims to determine the level of potential landslide vulnerability and the suitability of residential land in spatial patterns for landslide vulnerability in Padang Panjang City. This study uses a quantitative descriptive method. The data analysis techniques used are scoring and overlay. The results of the study show, 1) Landslide potential areas in Padang Panjang City are dominated by high vulnerability with an area of 954.39 ha, then landslide vulnerability with a medium class of 671.16 ha, low landslide vulnerability class of 402.37 ha, and very high landslide vulnerability areas of 68.85 ha. Then seen from the residential land that is at a low vulnerability level of 390.55 ha, residential land that is at a medium vulnerability level of 52.97 ha, and residential land that is at a high vulnerability level of 0.99 ha. 2) Residential land in the spatial pattern at a low level of vulnerability is 295.47 ha, residential land in the spatial pattern at a medium level of vulnerability is 190.66 ha, residential land in the spatial pattern at a high level of vulnerability is 278.37 ha, and residential land in the spatial pattern at a very high level of vulnerability is 14.24 ha. Based on these data, it can be concluded that most of Padang Panjang City is dominated by areas with high and medium landslide potential.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Anwar. A. 2012. Pemetaan Daerah rawan Longsor Di Lahan Pertanian Kecamatan Sinjai, Skripsi Program Studi Keteknikan Pertanian Jurusan Teknologi Pertanian. Makasar: Universitas Hasanuddin
Badan Pusat Statistik(BPS). 2022. Kota Padang Panjang dalam Angka 2022, Padang Panjang: Badan Pusat Statistik
Derajat, R. M., Somantri, L., & Setiawan, I. (2021). Pemetaan Tingkat Risiko Longsor Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Jurnal Samudra Geografi, 4(2), 1-6.
Diana, L., Ramadhan, M. A., & Falisa, F. (2020). Identifikasi Sebaran Rawan Longsor Dengan Aplikasi Sig Di Daerah Waluran Dan Sekitarnya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Applicable Innovation Of Engineering And Science Research (Avoer), 864-870.
Elifas,D.J., 1989, Geologi Kuarter Kaitannya Dengan Gerakan Tanah Sebagai Salah Satu Bencana Alam yang Menonjol di Indonesia, Makalah Dalam Loka Karya Geologi Kuarter, (Kerjasama PPPG - JICA), 1989, Bandung.
Hardianto, A., Winardi, D., Rusdiana, D. D., Putri, A. C. E., Ananda, F., Djarwoatmodjo, F. S., ... & Gustav, F. (2020). Pemanfaatan Informasi Spasial Berbasis Sig Untuk Pemetaan Tingkat Kerawanan Longsor Di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 23-31.
Indrasmoro, G. P. (2013). Geographic Information System (Gis) Untuk Deteksi Daerah Rawan Longsor Studi Kasus Di Kelurahan Karang Anyar Gunung Semarang. Jurnal Gis Deteksi Rawan Longsor, 1-11.
Khadiyanto, P., (2010). Gerakan Tanah (Longsoran). Retrieved April 9, 2020, from http://parfikh.blogspot.com/2008/12/gerakan-tanah-longsoran.html
Kota Padang Panjang Dalam Angka 2022
Kurniawan, Yongki. Pemetaan Daerah Rawan Longsor Di Kecamatan Sumber Jayakabupaten Lampung Barat Tahun 2017. Universitas Lampung. 2018.
Lestari, S., Nugraha, A. L., & Firdaus, H. S. (2019). Pemetaan Risiko Tanah Longsor Kabupaten Semarang Berbasis Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 160-169.
Menteri Pekerjaan Umum 2007. Peraturan Menteri Pu No. 22 Tahun 2007 Tentang Pedoman Penataan Ruang Kawasan Rawan Bencana Longsor. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.
Mentri Pekerjaan Umum. 2007. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 22/PRT/M/2007 Tahun 2007 tentang PEDOMAN PENATAAN RUANG KAWASAN RAWAN BENCANA LONGSOR. Departemen Pekerjaan Umum. Jakarta.
Muhammadi, Reza. Penerapan Sistem Informasi Geografi Dalam Pendugaan Sebaran Daerah Rawan Longsor Di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Universitas Brawijaya. 2018.
Nalunggara, Asari. Analisis Potensi Tanah Longsor Di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig) Tahun 2016. Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2017.
Priyono, Firly Hamdan . Pemetaan Daerah Rawan Longsor Sebagai Dasar Mitigasi Di Kecamatan Mungkajang Kota Palopo Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin. 2021.
Puslittanak Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat. (2004). Laporan Akhir Pengkajian Potensi Bencana Kekeringan, Banjir dan Longsor di Kawasan Satuan Wilayah Sungai Citarum-Ciliwung, Jawa Barat Bagian Barat Berbasis Sistem Informasi Geografi. Bogor.
Putra, B. D. V. (2018). Kajian Risiko Longsor Bukit Tui Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Padang Panjang Timur. Jurnal Buana, 2(2), 507-507.
Rahmad, R., Suib, S., & Nurman, A. (2018). Aplikasi Sig Untuk Pemetaan Tingkat Ancaman Longsor Di Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Majalah Geografi Indonesia, 32(1), 1-13.
Rahman, A. (2010). Penggunaan Sistim Informasi Geografis Untuk Pemetaan Kerawanan Longsor Di Kabupaten Purworejo. Sumber, 5(2500), 5..
Republik Indonesia. 2007. Undang –Undang No 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Lembaran Negara RI Tahun 2007. No 4723. Sekertariat Negara. Jakarta.
Rinaldo, A., & Armi, I. (2022). Analisis Kawasan Potensi Rawan Longsor Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Geomatika Dan Ilmu Alam, 1(2), 54-59.
Septio,Ghenady. Analisis Dan Pemetaan Daerah Waran Bencana Tanah Longsor Menggunakan Anbalagan Berbasis Sistem Informasi Geografi Studi Kasus Kecamatan Xii Koto Kampar Kabupaten Kampar Provinsi Riau. Universitas Islam Riau. 2021.
Setiadi, T. (2013). Perancangan Sistem Informasi Geografis Pemetaan Daerah Rawan Tanah Longsor, Mitigasi dan Manajemen Bencana di Kabupaten Banjarnegara. Kes Mas: Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Daulan, 7(1), 24898.
Sutrisno, Muh Lukman. Aplikasi Sistem Informasi Geografi Untuk Penentuan Tingkat Kerentanan Longsor Lahan Di Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul. Universitas Negeri Yogyakarta. 2011.
Thywissen, K., 2006. Component of Risk : A Comparative Glossary, UNU Institute for Environment and Human Security (UNU-EHS), Bonn.
Tuwonaung, J. B., Gosal, P. H., & Warouw, F. (2019). Analisis Tingkat Kerentanan Tanah Longsor Di Wilayah Perkotaan Tahuna Dengan Menggunakan Gis. Spasial, 6(1), 49-58.
Wiranandar, R., & Mayasari, E. D. (2021). Analisis Tingkat Kerawanan Longsor Menggunakan Sistem Informasi Geografis (Sig) Pada Daerah Tugumulya Dan Sekitarnya Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat. Applicable Innovation Of Engineering And Science Research (Avoer), 451-457.
Yassar, M. F., Nurul, M., Nadhifah, N., Sekarsari, N. F., Dewi, R., Buana, R., ... & Rahmadhita, K. A. (2020). Penerapan Weighted Overlay Pada Pemetaan Tingkat Probabilitas Zona Rawan Longsor Di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Jurnal Geosains Dan Remote Sensing, 1(1), 1-10.
Find the perfect home for your research! If this journal isn't the right fit, don't worry—we offer a wide range of journals covering diverse fields of study. Explore our other journals to discover the ideal platform for your work and maximize its impact. Browse now and take the next step in publishing your research:
| HOME | Yasin | AlSys | Anwarul | Masaliq | Arzusin | Tsaqofah | Ahkam | AlDyas | Mikailalsys | Edumalsys | Alsystech | AJSTEA | AJECEE | AJISD | IJHESS | IJEMT | IJECS | MJMS | MJAEI | AMJSAI | AJBMBR | AJSTM | AJCMPR | AJMSPHR | KIJST | KIJEIT | KIJAHRS |




















