Analisis Potensi Kawasan Pengembangan Lahan Pertanian Tanaman Padi Sawah di Kabupaten Tanah Datar Analysis of Potential Areas for the Development of Paddy Field Agriculture in Tanah Datar Regency
Main Article Content
Abstract
This study aims to determine 1) the level of suitability of wet-rice land on food agricultural land in Tanah Datar Regency, 2) existing land cover in Tanah Datar Regency and 3) potential wet-rice land development areas in Tanah Datar Regency. The method used is a descriptive approach with quantitative research. Data was processed using fuzzy logic, supervised classification, and spatial data analysis. The results of this study show 1) Tanah Datar Regency has 3 levels of land suitability with an index value of 0-0.59 which is classified at the level of unsuitable to less suitable for rice paddy agricultural crops, with an area of 7,583.9 Ha with a percentage of 5.5%. The second category of land suitability with an index value of 0.6-0.79 is classified as moderately suitable to suitable, with an area of 98,955.7 Ha with a percentage of 71.8%. The third category of land suitability with an index value of 0.8-1.0 which is classified as moderately - highly suitable for wetland agricultural crops, with an area of 31,267.7 Ha with a percentage of 22.7% of the total area of the study site. 2) Analysis of existing land cover using Landsat 8 satellite images in 2023 in Tanah Datar District shows that the structure of land cover in 2023 is as follows: dense vegetation cover covering 93,385.5 Ha with a percentage of 67.9%, followed by agricultural land covering 35,630.6 Ha with a percentage of 25.8%, settlements covering 1,828.3 Ha with a percentage of 1.4%, open land covering 137.6 Ha with a percentage of 0.09%, and waters.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Arsini, N. L. B., & Surata, I. G. (2021). Akibat Hukum Dari Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan Terhadap Penguasaan Dan Pemilikan Tanah Pertanian Di Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kertha Widya, 8(1), 1-20.
Badan Pusat Statistik. 2022. Tanah Datar dalam Angka Tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Badan Pusat Statistik. 2023. Sumatera Barat dalam Angka Tahun 2023. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Baja, I. S. (2012). Perencanaan Tata Guna Lahan dalam Pengembangan Wilayah. Penerbit Andi.
Baja, S., Chapman, Dragovic, D. 2006. Fuzzy Modelling Of Environmental Suitability Index For Rural Land Use Sistems: An Assessment Using A GIS. Environmental Management vol 29, 647-661
Bhermana, A., Agustini, S., Irwandi, D., & Firmansyah, M. A. (2021, February). Spatial landuse planning for developing sustainable food crop areas using land evaluation approach and GIS application (a case study of Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan). In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 648, No. 1, p. 012011). IOP Publishing.
Hapsari, B., Awaluddin, M., & Yuwono, B. D. (2014). Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Pertanian Berbasis Sistem Informasi Geografis Dengan Menggunakan Metode Fuzzy Set (Studi Kasus: Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri). Jurnal Geodesi UNDIP, 3(1).
INTAN, A. (2023). Analisis Kesesuaian Lahan Sawah Eksisting Terhadap Kawasan Peruntukan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Lp2b) Di Kawasan Perkotaan Pringsewu.
Kanata, B., Iqbal, M. S., & Ramdayanti, R. (2021). Penerapan Metode Supervised Classification Maximum Likelihood Pada Citra Satelit Landsat Untuk Memetakan Perubahan Tutupan Lahan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (Tnbbs). Dielektrika, 8(1), 44-53.
Kaputra, I. (2015). Alih fungsi lahan, pembangunan pertanian dan kedaulatan pangan. Jurnal Strukturisasi, 1(1), 25-39.
Koja, R. (2022). Penentuan Potensi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) di Kabupaten Tanah Datar (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Padang).
Lanya, I., Subadiyasa, N. N., Sardiana, K., Adi, G. P. R., & Gunasih, M. T. (2019, May). Remote sensing and GIS applications for sustainable food agricultural land mapping and supporting the preparation of regional spatial plans (case study of Badung Regency). In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 284, No. 1, p. 012001). IOP Publishing.
Mamat, H. S., & Sukarman, S. (2020). Manfaat inovasi teknologi sumberdaya lahan pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(2), 115-132.
Muryono, S., & Utami, W. (2020). Pemetaan potensi lahan pertanian pangan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan. BHUMI: Jurnal Agraria dan Pertanahan, 6(2), 201-218.
Pahleviannur, M. R. (2019). Pemanfaatan Informasi Geospasial Melalui Interpretasi Citra Digital Penginderaan Jauh untuk Monitoring Perubahan Penggunaan Lahan. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 4(2), 18-26.
Ragil, C. (2017). Arahan Pengembangan Kawasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) Padi Berbasis D3TLH (Daya Dukung dan Daya Tampung Lingkungan Hidup) di Kabupaten Kulon Progo. ReTII.
Santoso, W. I., & Ayomi, N. M. S. (2022). Pola Pertumbuhan Ekonomi Pertanian Dalam Pengembangan Kawasan Agropolitan Di Kabupaten Semarang. Journal of Integrated Agricultural Socio-Economics and Entrepreneurial Research (JIASEE), 1(1), 45-61.
Siregar, D. I., & Asbi, A. M. (2020). Pemanfaatan Citra Landsat 8 Operational Land Imager (OLI) untuk klasifikasi tutupan lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 15(2), 28-39.
Siska, W., Widiatmaka, W., Setiawan, Y., & Adi, S. H. (2022). Pemetaan Perubahan Lahan Sawah Kabupaten Sukabumi Menggunakan Google Earth Engine. TATALOKA, 24(1), 74-83.
Tampubolon, B., Harjanti, D. T., Adlika, N. M., & Christanto, L. M. H. (2020). Pemanfaatan Lahan Gambut Menjadi Lahan Potensial untuk Menjaga Ketahanan Pangan di Kalimantan Barat. Geodika J. Kaji. Ilmu dan Pendidik. Geogr, 4(2), 182-191.
Tiwuk, W. (2013). Aplikasi Fuzzy Set dalam Evaluasi Kesesuaian Lahan Berbasis Sistem Informasi Geografis (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Undang-undang No. 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.
Zulkarnain, Z., & Hartanto, R. N. (2020). Analisis Kesesuaian Lahan untuk Pertanian Pangan Berkelanjutan di Kabupaten Mahakam Hulu. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan, 19(2), 347-354.




















