Analisis Perubahan Penggunaan Lahan Kawasan Kumuh Kecamatan Kandis Kabupaten Siak Tahun 2014 dan 2023 Analysis of Land Use Changes in the Slum Area of Kandis District, Siak Regency in 2014 and 2023
Main Article Content
Abstract
This research aims to identify the causes of land use change in the slum areas of Kandis Sub-district, Siak Regency, and analyze land use change from 2014 to 2023 using information maps. The method used is descriptive quantitative, with data analysis techniques based on weighting the quality of slum areas through geographic information systems (GIS) using GIS applications to identify location, distance, and settlement patterns. Sampling was done through proportional stratified random sampling. Data collection used primary data in the form of interviews and secondary data in the form of documentation studies. The results showed that: (1) The causes of land use change in Kandis Sub-district slum areas include an increase in population density every year, narrow spacing between buildings (1.5 to 3 meters), lack of clean water infrastructure, inadequate drainage, inadequate toilet conditions, and lack of waste disposal facilities. Community income is also low, below Rp. 1,000,000 per month. (2) The area of the slum area has increased significantly, from 0.27 Ha in 2014 to 9.6 Ha in 2023.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Angriani, F., Siradjuddin, I., & Idham, A. P. (2021). Studi kawasan permukiman kumuh pedesaan (Dutaku) berbasis GIS di Desa Polewali dan Desa Taccorong Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Jurnal Teknik ITS, 10(2). https://doi.org/10.12962/j23373539.v10i2.62489
Ahaliki, B. (2018). Sistem informasi geografis (SIG) analisis metode SAW dalam pemetaan lokasi sarana prasarana kawasan permukiman kumuh di Kota Gorontalo berbasis web SIG. Jurnal Teknologi Informasi Indonesia (JTII), 3(1), 18-18.
Budiharjo. (2017). Pengaruh kesadaran masyarakat terhadap partisipasi kebersihan lingkungan di Kelurahan Menteng Jakarta Pusat. Publik Administration Jurnal, 2(2).
Ekowati, M. A. S., & Widianto. (2021). Design of geographic information system based on android for culinary tourism in Pedan District, Indonesia. International Journal of Global Operations Research, 2(2).
Fardilla, A., Septiavi, R., Arba, R. M., Sefmaliza, R., Fanbudy, A. R., Afdhal, T., & Novarino, W. (2023). Analisis perubahan tutupan lahan pada Kota Padang menggunakan citra satelit. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 10(2), 353-367.
Fitria, N., & Setiawan, R. P. (2014). Identifikasi karakteristik lingkungan pemukiman kumuh di Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat. Jurnal Teknik Pomits, 3(2).
Muiz, A. (2009). Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Kabupaten Sukabumi. Bogor: Sekolah Pascasarjana IPB.
Maru, A. C. H., & Hidayati, I. N. (2016). Pemanfaatan citra Quickbird dan SIG untuk pemetaan tingkat kenyamanan pemukiman di Kecamatan Semarang Barat dan Kecamatan Semarang Utara. Majalah Geografi Indonesia, 30(1).
Nusyahbani, R., & Pigawati, B. (2015). Kajian karakteristik kawasan pemukiman kumuh di kampung kota (Studi kasus: Kampung Gandekan Semarang). Jurnal Teknik PWK, 4(2).
Priambudi, B. N., & Pigawati, B. (2014). Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan pemanfaatan lahan dan sosial ekonomi di sekitar Apartemen Mutiara Garden. Tek Perenc Wil Kota, 3(4), 576-584.
Purwantoro, S., & Hadi, B. S. (2020). Studi perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.
Prayitno, B. (2014). Skema Inovatif Penanganan Permukiman Kumuh. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Prasetyo, A. (2009). Karakteristik Permukiman Kumuh di Kampung Krajan Kelurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Kota Surakarta (Doctoral Dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Ridwan, V. F. (2023). Analisis perubahan kawasan terbangun Kota Parepare dengan citra satelit Sentinel-2 (2017-2021). Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 3(2), 19-24.
Sugiyono, P. D. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Saputra, W., et al. (2022). Permukiman kumuh perkotaan: Penyebab, dampak, dan solusi. Environmental Science Journal (ESJo): Jurnal Ilmu Lingkungan, 1(1).
Sri Kumala, & Yusman, F. (2014). Kajian karakteristik kawasan pemukiman kumuh di kampung kota (Studi kasus: Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang). Jurnal Teknik PWK, 3(2).
Wafdan, L. (2020). Identifikasi klasifikasi lahan di Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman berdasarkan interpretasi citra Sentinel-2. Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa, 4(1), 105-128.




















