Pendekatan Filologi Edwar Djamaris dalam Makna Mantra Tradisi Cowongan di Desa Pangebatan The Philological Approach of Edwar Djamaris in Understanding the Meaning of Mantra in the Cowongan Tradition in Pangebatan Village
Main Article Content
Abstract
This research aims to examine the meaning of mantras in the cowongan tradition in Pangebatan Village, Karanglewas District, Banyumas Regency, using Edward Djamari's philological approach. Cowongan, which was originally a tradition for farmers to request rain during the long dry season, is now revived as a performance art and is no longer a ritual for requesting rain. This research uses a field research approach with data collection techniques through observation and interviews with stakeholders and the local community. The meaning of the mantra in the cowongan performance is analyzed using philological theory. The research results show that through the mantra, the shaman feels gratitude and admiration for the wisdom of the ancestors who were able to read natural events and compose words into meaningful prayers. One of the mantra lyrics describes the kolang-kaling fruit, which holds a lot of water and grows in sloped areas, symbolizing a spring as a source of inherited happiness. Cowongan, which now serves as an art performance, continues to preserve and honor the ancestral culture passed down to future generations.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Andini, E. P., & Ryolita, W. P. (2023). Nilai-Nilai Yang Terkandung Dalam Tradisi Cowongan Salah Satu Kearifan Lokal Banyumas Yang Masih Populer. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 13(3), 37–46. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/article/view/20370%0Ahttps://ejurnal.ung.ac.id/index.php/JBSP/article/download/20370/8230
Atmosiswartoputra, M. (2021). Unsur-unsur Budaya Dalam Babad Sekaten, Suatu Tinjauan Filologis. Guepedia.
Dwi Irawan, Y. (2022). Musikalisasi Mantra : Ritual Cowongan sebagai Ide Penciptaan Komporsi Karawitan. Dalam Skripsi. Yogyakarta: ISI Yogyakarta.
Edward, D. (2002). Metode Penelitian Filologi. CV. Manasco.
Faizal Kamal, S. (2017a). “Bentuk dan Nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Cowongan di Kabupaten Banyumas : Kajian Budaya.” Sutasoma : Jurnal of Javanes Literature.
Faizal Kamal, S. (2017b). Bentuk dan Nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Cowongan di Kabupaten Banyumas : Kajian Budaya. Sutasoma : Jurnal of Javanes Literature.
Fian, K., & Muhdi, A. (2022). Pendekatan Filologi Edwar Djamaris Dan Charles J. Adams Dalam Kajian Islam Penuh Rahmat. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 10(2), 269–286. https://doi.org/10.52431/tafaqquh.v10i2.1125
Fitri Lintang Sari, Ulfatun Najicha, F. (2022). Nilai-nilai Sila Persatuan Indonesia dalam Keberagaman Kebudayaan Indonesia. Jurnal Global Citizen Universitas Sebelas Maret.
Hidayani, F. (2019). Kajian Filologis Naskah Layang Carios Samud Kagungan Kraton Kacirebonan. Ijas: Indonesian Journal of Arabic Studies, 1(1), 91.
Kartikasari, D. M. (2024). Pangebatan Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas ( Studi Pengalaman Keagamaan Abah Titut ) Skripsi Program Studi Studi Agama-Agama Jurusan Studi Agama-Agama
Mahrunisa, F., Mulyani, E., & Budiyono, A. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pertunjukan Seni Cowongan Di Banyumas. Bestari: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(1), 36–46.
Purwanto, A. T. E. (2024). Hasil Wawancara Abah Titut Edi Purwanto (Pawang Cowongan), di Desa Pangebatan. Wawancara dilakukan pada tanggal 8 Mei 2024.
Sri Susilalwati, D. (2014). Alih Aksara dan Alih Bahasa Teks Kitab Menerangkan Perkembangan Agama Islam di Minangkabau Semenjak Dahulu dari Syekh Burhanuddin Sampai ke Zaman Kita Sekarang”,. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 2(3). https://doi.org/10.24036/833720.
Sukmadinata. (2015). Metode Penelitian Pendidikan,. Remaja Rosdakarya.




















