Pelaksanaan Pemberian Bantuan Hukum Berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum terhadap Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Solok Implementation of Legal Aid Provision Based on Law Number 16 of 2011 Concerning Legal Aid for Detainees at Class IIB Solok Correctional Facility
Main Article Content
Abstract
The fulfillment of the right to legal aid for detainees in correctional institutions remains uneven, particularly among detainees with limited economic resources, legal knowledge, and access to information. This study aims to analyze the implementation of legal aid provision for detainees at the Class IIB Solok Correctional Institution based on Law Number 16 of 2011 concerning Legal Aid and to identify obstacles in its implementation. This study used a qualitative approach with an empirical legal research design. The research informants consisted of correctional institution officers, detainees, and advocates from Posbakumadin Kota Solok and Posbakumadin Koto Baru, who were selected purposively. Data were collected through interviews and literature study and were then analyzed using qualitative descriptive analysis. The results show that legal aid has been implemented through the stages of socialization, data collection, application submission, verification, advocate appointment, assistance, and reporting. However, its implementation still faces several obstacles, including detainees’ low legal literacy, stigma toward free legal aid services, administrative barriers, delays in assistance, limited advocate schedules, and weak interinstitutional coordination. The conclusion of this study emphasizes that the effectiveness of legal aid provision for detainees depends heavily on strengthening socialization, simplifying administration, ensuring timely assistance, and improving interinstitutional coordination. These findings imply the need for more responsive governance of legal aid services to ensure access to justice for detainees.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Adnan, L. O., Dewi, R., Salam, S., & Mansyah, M. S. (2024). Penyuluhan Hukum Pemberian Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu. Journal of Human and Education (JAHE), 4(1), 121–128. https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.531
Alam, G., Pawennai, M., & Hasyim, S. (2024). Analisis Pelaksanaan Pemberian Bantuan Hukum pada Rutan Kelas I Makassar sebagai Bagian dari Perlindungan Hak Asasi Tersangka. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(2), 9180–9195. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10658
Amiruddin, M., Muliyono, A., & Bonggoibo, A. A. (2025). Reformulasi Kebijakan Hukum Pidana dalam Menjamin Keadilan Substantif dan Perlindungan Hak Asasi Manusia. Jurnal Paradoks Hukum, 1(2), 235–257. https://doi.org/10.64147/dokhum.v1i2.14
Ananda, S. Z., & Anwar, U. (2021). Implementation of providing legal aid for underprivileged detainees in Class 1 State Detention Center, Central Jakarta. Journal of Correctional Issues, 4(2), 146–160. https://doi.org/10.52472/jci.v4i2.71
Anubawa, M. D. A., & Kurniawan, A. (2024). Implementasi Penggunaan Aplikasi SIPIR dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kunjungan di Rumah Tahanan Kelas IIB Bangkalan. Jurnal Sains Student Research, 2(5), 479–488. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jssr/article/view/2715
Arifin, A. (2024). Peran Advokat dalam Menjamin Hak Asasi Tersangka: Kajian Kualitatif Praktik Bantuan Hukum. Jurnal Pro Hukum: Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik, 13(1), 28–37. https://journal.unigres.ac.id/index.php/JurnalProHukum/article/view/3122
Butarbutar, A. S., & Butarbutar, E. N. (2025). Peran Hukum dalam Mewujudkan Negara Kesejahteraan Republik Indonesia yang Berkeadilan Sosial. Jurnal Hukum Justice, 2(2), 123–133. https://ejournal.ust.ac.id/index.php/JHJ/article/view/4647
Edi, Hutahaean, A., & Saragi, P. (2025). Analisis Kritis Pasal 56 KUHAP: Akses Bantuan Hukum Cuma-Cuma bagi Tersangka/Terdakwa dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(11), 6886–6895. https://jurnal.unismuhpalu.ac.id/index.php/JKS/article/view/9169
Khalilullah, M. F., Thalib, H., & Alam, S. (2026). Miskin di Hadapan Hukum: Ilusi Bantuan Hukum bagi Tersangka Tidak Mampu di Rumah Tahanan Negara Makassar. Legal Dialogica, 1(2). https://jurnal.fh.umi.ac.id/index.php/legal/article/view/2252
Kurniawan, F. N. W. (2020). Optimalisasi Bantuan Hukum demi Terwujudnya Keadilan bagi Rakyat Miskin (Studi Kasus Hak Terdakwa yang Tidak Mampu dari Segi Ekonomi untuk Memperoleh Bantuan Hukum terhadap Kejahatan yang Dilakukannya dalam Proses Peradilan Pidana). The Digest: Journal of Jurisprudence and Legisprudence, 1(2), 105–132. https://doi.org/10.15294/digest.v1i2.48624
Kurniawan, M. R., & Setyawan, F. (2025). Prinsip Kepastian Hukum terhadap Pelaksanaan Pidana Mati dalam Perspektif Hak Asasi Manusia dalam Sistem Peradilan Pidana di Indonesia. KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research, 2(1), 55–63. https://ejournal.mediakunkun.com/index.php/kunkun/article/view/244
Nugroho, O. C. (2017). Peran Balai Pemasyarakatan pada Sistem Peradilan Pidana Anak Ditinjau dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal HAM, 8(2), 161–174. https://doi.org/10.30641/ham.2017.8.161-174
Prasetyo, D., & Herawati, R. (2022). Tinjauan Sistem Peradilan Pidana dalam Konteks Penegakan Hukum dan Perlindungan Hak Asasi Manusia terhadap Tersangka di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 4(3), 402–417. https://doi.org/10.14710/jphi.v4i3.402-417
Purba, I. H. P., Ginting, R. N., & Pardosi, E. (2024). Efektivitas Layanan Bantuan Hukum Gratis di Rutan Tanjung Gusta Klas 1 Medan. Jurnal Darma Agung, 32(3), 37–43. https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/jurnaluda/article/view/4397
Salsabilla, R. A. (2026). Implementasi Penyuluhan Hukum tentang Hak Terdakwa dalam Sistem Persidangan Pidana di Rutan Salemba. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 2(8), 366–373. https://jurnalpengabdianmasyarakatmentari.com/index.php/jpmm/article/view/247
Saragih, G. M., Ishwara, A. S. S., & Putra, R. K. (2024). Evaluation of the implementation of Pancasila values and human rights enforcement in Indonesian judicial system through constitutional approach. Reformasi Hukum, 28(3), 202–217. https://doi.org/10.46257/jrh.v28i3.1082
Suhariyanto, D. (2022). Tata Indonesia bagi Marhaen. Jurnal Pembumian Pancasila, 2(1), 1–8. https://jurnalpembumianpancasila.id/index.php/jpp/article/view/9
Suryandana, D., Bakri, & Putra, B. S. A. (2024). Lembaga Bantuan Hukum dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 4(2), 58–63. https://doi.org/10.58707/jipm.v4i2.882
Wahyudi, M. A., Kalo, S., Yunara, E., & Sutiarnoto, S. (2022). Pemberian Bantuan Hukum oleh Lembaga Bantuan Hukum Medan terhadap Masyarakat Kurang Mampu di Kota Medan. Locus Journal of Academic Literature Review, 1(5), 280–288. https://doi.org/10.56128/ljoalr.v1i5.78
Wajdi, F., & Imran, I. (2022). Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Tanggung Jawab Negara terhadap Korban. Jurnal Yudisial, 14(2), 229–246. https://doi.org/10.29123/jy.v14i2.445
Yusuf, A., & Najicha, F. U. (2024). Aktualisasi Nilai Pancasila dalam Implementasi Perwujudan Jaminan Sosial: Perwujudan Jaminan Sosial. Jurnal Panorama Hukum, 9(1), 78–86. https://doi.org/10.21067/jph.v9i1.9565




















