The Influence of Taxpayer Motivation and Awareness on Compliance in the Payment of Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2) in Kuranji Sub-District
Main Article Content
Abstract
Compliance with the Rural and Urban Land and Building Tax (PBB-P2) is essential for strengthening regional fiscal independence; however, PBB-P2 revenue realization in Kuranji Sub-District, Padang City, declined from 72.87% in 2023 to 52.0% in 2024. This study aimed to analyze the partial and simultaneous effects of taxpayer motivation and awareness on PBB-P2 payment compliance. A quantitative causal-associative design was employed, involving 99 respondents selected through simple random sampling from a population of 7,257 taxpayers. Data were collected using a validated five-point Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and multiple linear regression. The findings showed that taxpayer motivation significantly affected PBB-P2 compliance (R² = 0.375, t = 7.626, p < .001), while taxpayer awareness also exerted a significant effect (R² = 0.495, t = 9.760, p < .001). Simultaneously, both variables explained 52.0% of the variance in taxpayer compliance (F = 54.010, p < .001), as represented by the regression equation Y = 5.481 + 0.306X₁ + 0.544X₂. Descriptive analysis classified taxpayer motivation as moderate (Respondent Achievement Level [TCR] = 64.0%), taxpayer awareness as moderate (TCR = 63.0%), and payment compliance as good (TCR = 67.6%). Taxpayer awareness emerged as the stronger predictor of compliance. The study concludes that improving PBB-P2 compliance requires coordinated interventions that strengthen both taxpayers’ motivation and awareness. These findings contribute empirical evidence on the behavioral determinants of local tax compliance and provide practical implications for designing targeted tax education, communication, and engagement strategies to increase PBB-P2 revenue and strengthen Padang City’s locally generated revenue.
Downloads
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Bangki, R., & Dewi, N. (2023). Pengaruh Motivasi dan Pengetahuan Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Kecamatan Lasusua. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 1(2), 127–137. https://jurnal.unusultra.ac.id/index.php/jisdik/article/view/36
Devano, S., & Rahayu, S. K. (2006). Perpajakan: Konsep, Teori, dan Isu. Kencana Prenada Media Group.
Habiburahman, F., Darwati, D., Yulianti, Y., & Sopandi, E. (2025). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak dan Pelayanan Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Pembayaran PBB-P2 di Bandung. Indonesian Accounting Literacy Journal, 5(3), 314–324. https://doi.org/10.35313/ialj.v5i3.6526
Halim, A. (2016). Manajemen Keuangan Daerah. UPP STIM YKPN.
Hidayat, I., & Gunawan, S. (2022). Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan. MANAZHIM: Jurnal Manajemen dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 110–132. https://doi.org/10.36088/manazhim.v4i1.1625
Irianto, E. S. (2005). Politik Perpajakan: Membangun Demokrasi Negara. UII Press.
Jatmiko, A. N. (2006). Pengaruh Sikap Wajib Pajak pada Pelaksanaan Sanksi Denda, Pelayanan Fiskus, dan Kesadaran Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak: Studi Empiris terhadap Wajib Pajak Orang Pribadi di Kota Semarang [Master’s thesis, Universitas Diponegoro]. https://eprints.undip.ac.id/15261
Khotmi, H., Astini, Y., Auliana, R. A., & Fauzi, A. K. (2025). Pengaruh Good Governance, Motivasi, dan Edukasi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Lombok Timur. Jurnal Aplikasi Perpajakan, 6(2), 1–14. https://doi.org/10.29303/jap.v6i2.109
Ma’ruf, M. H., & Supatminingsih, S. (2020). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20(2), 276–284. https://doi.org/10.29040/jap.v20i2.641
Mardiasmo. (2016). Perpajakan (18th ed.). Andi Offset.
Numberi, C. L. (2024). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Kualitas Pelayanan Pajak, dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2): Studi Empiris di Kabupaten Manokwari. Lensa Ekonomi, 17(2), 113–129. https://journal.feb.unipa.ac.id/index.php/lensa/article/view/321
Nurmantu, S. (2005). Pengantar Perpajakan. Granit.
Pratiwi, A. D. S., & Sinaga, K. E. C. (2023). Pengaruh Motivasi, Pengetahuan Perpajakan, dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Pajak: Studi Kasus pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Wilayah Kantor Pelayanan Pajak Pratama Yogyakarta. Ultima Accounting: Jurnal Ilmu Akuntansi, 15(1), 95–110. https://doi.org/10.31937/akuntansi.v15i1.3162
Rahayu, S. K. (2017). Perpajakan Indonesia: Konsep dan Aspek Formal. Graha Ilmu.
Razen, M., & Kupfer, A. (2023). The effect of tax transparency on consumer and firm behavior: Experimental evidence. Journal of Behavioral and Experimental Economics, 104, Article 101990. https://doi.org/10.1016/j.socec.2023.101990
Ristanti, N. P. E., Purnamawati, I. G. A., & Herawati, N. T. (2022). Pengaruh Motivasi dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Membayar Pajak. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi), 13(3), 1214–1225.
Simanjuntak, T. H., & Mukhlis, I. (2012). Dimensi Ekonomi Perpajakan dalam Pembangunan Ekonomi. Raih Asa Sukses.
Soemitro, R. (1990). Asas dan Dasar Perpajakan. Eresco.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tahar, A., & Rachman, A. K. (2014). Pengaruh Faktor Internal dan Faktor Eksternal terhadap Kepatuhan Wajib Pajak. Journal of Accounting and Investment, 15(1), 56–67. https://journal.umy.ac.id/index.php/ai/article/view/1316
Tauhid, M. I., Muzayyanah, & Tatmimah, I. (2025). Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dalam Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2). Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi, 4(2), 419–430. https://doi.org/10.61930/jebmak.v4i2.1122
Waluyo. (2017). Perpajakan Indonesia (12th ed., Vol. 1). Salemba Empat.
Wurangian, M., Sondakh, J. J., & Manossoh, H. (2021). Motivasi dan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pasca-Tax Amnesty: Studi Empiris pada KPP Pratama Manado. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing “Goodwill,” 12(2), 264–275. https://ejournal.unsrat.ac.id/v2/index.php/goodwill/article/view/36409
Zaikin, M., Pagalung, G., & Rasyid, S. (2022). Pengaruh Pengetahuan Wajib Pajak dan Sosialisasi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kesadaran Wajib Pajak sebagai Variabel Intervening. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(1), 57–76. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1346
Zulmarni, P., & Yuliarti, Y. (2023). Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Daerah di Kota Padang. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 5(1), 1–11. https://doi.org/10.47134/villages.v5i1.58




















