Kemandirian Notaris dalam Perjanjian Kerja Sama Rekanan Bank Analisis Pelaksanaannya terhadap Undang - Undang Jabatan Notaris Notary Independence in Bank Partner Cooperation Agreements Analysis of Its Implementation Under the Notary Office Law
Main Article Content
Abstract
Notaries hold a strategic position in ensuring legal certainty and protection through their authority to draw up authentic deeds. However, modern notarial practice faces the problem of unequal power relations between notarial offices and banking corporations through partner cooperation agreements, which may create financial dependence, diminish notarial independence and neutrality, and encourage the neglect of formal verification procedures due to pressure to complete documents. This study aimed to analyze the juridical limitations of cooperation agreements between notaries and banking institutions and to evaluate the forms of legal protection required to maintain the independence of the notarial office. The study employed a normative juridical method by examining legal provisions and professional ethical principles governing such cooperative relationships. The results showed that partnerships between notaries and banking institutions must be based on the principle of freedom of contract, the implementation of which is limited by statutory regulations and professional codes of ethics. Notaries are required to maintain an independent, honest, diligent, and impartial attitude and are entitled to reject clauses or specific requests that conflict with substantive and formal legal provisions. This study concluded that a balance between achieving banking business targets and protecting the public can only be realized through consistent preventive supervision by professional organizations and authorized institutions. These findings contribute to strengthening the legal protection of the independence of the notarial office and emphasize the importance of institutional supervision in maintaining professional integrity and public trust in the national notarial institution.

Citation Metrics:
Downloads
Citation Metrics & Similar Scopus Articles
-
Fadaei S. (2026)Effect of a mobile-based intervention (Code Sama) on door-to-needle time in acute ischemic stroke patients: a quasi-experimental studyInternational Journal of Emergency Medicine, 19(1)
-
Moro J. (2026)New Observations of Cosmic Noise Absorption in the South American Magnetic Anomaly (SAMA) Using a Next-Generation RiometerSpace Weather, 24(7)
-
Bigyan I.A.D. (2026)Cholera outbreak among the Sama Badjao Indigenous community, Lucena City, Philippines, 2022Western Pacific Surveillance and Response Journal Wpsar, 17(2)
Article Details

Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
References
Anand, G. (2018). Karakteristik Jabatan Notaris di Indonesia. Prenada Media.
Anand, G., Sudirman, S., Darmawan, M. C., & Nugraha, X. (2024). Penerapan Asas Kehati-hatian Notaris dalam Menjalankan Kewenangannya Berdasarkan UU Jabatan Notaris dan Kode Etik Notaris. Negara Hukum: Membangun Hukum untuk Keadilan dan Kesejahteraan, 15(2), 286–307. https://doi.org/10.22212/jnh.v15i2.4399
Anhar, H. I. (2025). Akibat Hukum Akta Notaris yang Tidak Memenuhi Pasal 38 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris. Officium Notarium, 4(2), 316–339. https://doi.org/10.20885/JON.vol4.iss2.art8
Anshori, A. G. (2009). Lembaga Kenotariatan Indonesia: Perspektif Hukum dan Etika. UII Press.
Ardhiyaningsivi, B. E., & Hadiati, M. (2026). Implikasi Yuridis Kewajiban Pelibatan Notaris dalam Laporan Tahunan Perseroan Terbatas: Batas Tanggung Jawab Jabatan Notaris. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, 5(3), 75–86. https://doi.org/10.55681/seikat.v5i3.2120
Fatriansyah, F. (2022). Peran Majelis Pengawas Wilayah Notaris dan Majelis Kehormatan Notaris terhadap Pembinaan dan Pengawasan Notaris dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Legalitas: Jurnal Hukum, 14(2), 291–298. https://doi.org/10.33087/legalitas.v14i2.370
Illiyyin, D. Z., & Octarina, N. F. (2023). Peran Notaris dalam Menciptakan Kepastian Hukum bagi Investor. Jurnal Civic Hukum, 8(1), 14–27. https://doi.org/10.22219/jch.v8i1.22565
Ilmi, M. F., Auliya, N., Rahman, G., & Hidayat, A. A. (2025). Peran Notaris dalam Perlindungan Hukum terhadap Para Pihak dalam Perjanjian Jual Beli Tanah. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1954–1962. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1197
Iswandari, F. (2023). Tanggung Jawab Notaris yang Tidak Hadir dalam Pembuatan Akta Perjanjian Kredit di Bank. The Juris, 7(1), 74–84. https://doi.org/10.56301/juris.v7i1.831
Jati Diri Notaris Indonesia: Dulu, Sekarang, dan di Masa Datang: 100 Tahun Ikatan Notaris Indonesia. (2008). Gramedia Pustaka Utama.
Khuza, M. D. A. (2026). Analisis Yuridis Tanggung Jawab Notaris dalam Pembuatan Akta Otentik yang Mengandung Keterangan Palsu dari Para Pihak Berdasarkan Prinsip Kehati-hatian. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 4(1), 29–35. https://doi.org/10.62379/jkhkp.v4i1.2231
Muhammad, A. R., & Adjie, H. (2025). Penerapan Asas Kehati-hatian Notaris dalam Pembuatan Akta Autentik untuk Meminimalisir Terjadinya Keterangan Palsu Hak Waris Sesuai dengan Kewenangannya. Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 5(5), 4129–4135. https://doi.org/10.38035/jihhp.v5i5.4992
Narestya, R. A., & Saleh, M. (2025). Peran Notaris dalam Menjamin Kepastian Hukum dalam Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 23(2), 493–501. https://doi.org/10.53515/qodiri.2025.23.2.493-501
Notodisoerjo, R. S. (1993). Hukum Notariat di Indonesia: Suatu Penjelasan. PT RajaGrafindo Persada.
Nuraini, N., & Sa’adah, N. (2026). Implementasi Kode Etik Notaris dalam Pembuatan Akta Otentik sebagai Upaya Penegakan Hukum. Notarius, 19, 1–15. https://doi.org/10.14710/nts.v19i0.70034
Nurliyantika, R., Ruslan, R. A. bt M., Rumesten, I., Ramadhan, M. S., & Adisti, N. A. (2022). Studi Komparasi Tugas dan Wewenang Notaris di Indonesia dan Malaysia. Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 11(2), 196–207. https://doi.org/10.28946/rpt.v11i2.2471
Putri, A. P., & Yuliani, S. (2025). Analisis Yuridis terhadap Keabsahan, Tanggung Jawab, dan Perlindungan Hukum Notaris dalam Pelaksanaan Jabatan Berdasarkan UUJN. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(5), 3166–3172. https://doi.org/10.38035/jim.v4i5.1532
Rahman, F. A. (2018). Penerapan Prinsip Kehati-hatian Notaris dalam Mengenal Para Penghadap. Lex Renaissance, 3(2), 423–440. https://doi.org/10.20885/JLR.vol3.iss2.art11
Rahmasari, E. E., Handayani, I. G. A. K. R., & Karjoko, L. (2022). Kepastian Hukum Pengaturan Surat Keterangan Waris dalam Pendaftaran Peralihan Hak atas Tanah karena Warisan. In Prosiding Seminar Nasional UNIBA Surakarta 2022 (pp. 102–111). https://journal.uniba.ac.id/index.php/PSD/article/view/347
Saleh, M., & Djami, R. A. (2023). Pertanggungjawaban Notaris Akibat Ketidakhati-hatian. SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i, 10(1), 61–68. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i1.30936
Salim HS. (2015). Teknik Pembuatan Akta Satu: Konsep Teoretis, Kewenangan Notaris, Bentuk, dan Minuta Akta. PT RajaGrafindo Persada. https://rajagrafindo.co.id/produk/teknik-pembuatan-akta-satu/
Saputra, E., & Saleh, M. (2024). Tanggung Jawab Notaris atas Tindakan yang Dilakukan Notaris Pengganti Ditinjau dari Undang-Undang Jabatan Notaris. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 2(2), 283–295. https://doi.org/10.54066/jupendis.v2i2.1657
Sari, W. M. P. (2025). Keabsahan Akta Notaris yang Dibuat di Luar Wilayah Jabatan: Kajian Yuridis terhadap Akibat Hukumnya bagi Para Pihak. Nomos: Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 5(1), 73–79. https://doi.org/10.56393/nomos.v5i1.3022
Tan, T. K. (2007). Studi Notariat: Beberapa Mata Pelajaran dan Serba-Serbi Praktek Notaris. Ichtiar Baru van Hoeve.
Taufan, R. A., & Hoesein, Z. A. (2025). Urgensi Pengakuan Notaris Syariah dalam Sistem Hukum Nasional sebagai Upaya Pembaharuan Hukum terhadap Praktik Perbankan Syariah di Indonesia. Judge: Jurnal Hukum, 6(3), 493–504. https://doi.org/10.54209/judge.v6i03.1567
Thaliasya, A., & Priandhini, L. (2021). Pertanggungjawaban Notaris dalam Pembuatan Akta Hibah dengan Menggunakan Keterangan Palsu. PALAR (Pakuan Law Review), 7(2), 268–281. https://doi.org/10.33751/palar.v7i2.3943
Umbas, F. O., & Santoso, B. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Notaris dan PPAT dalam Menjalankan Profesinya. Notarius, 15(2), 883–892. https://doi.org/10.14710/nts.v15i2.37459
Utami, P. S., Ikhwansyah, I., & Mayana, R. F. (2020). Kepastian Hukum Regulasi Tugas dan Wewenang Jabatan Notaris Dikaitkan dengan Disrupsi Teknologi Informasi dan Komunikasi. ACTA DIURNAL Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 4(1), 133–151. https://doi.org/10.23920/acta.v4i1.478
Viona, A. N., & Yakub, Y. (2025). Analisis Kewajiban Notaris dalam Membacakan Akta yang Dibuatnya di Hadapan Para Penghadap. IURIS NOTITIA: Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 20–24. https://doi.org/10.69916/iuris.v3i1.236
Widodo, T. (2022). Kemandirian Notaris dalam Perjanjian Kerja Sama Rekanan Bank dan Pelaksanaan Terkait dengan Pelanggaran Undang-Undang Jabatan Notaris. Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian, 2(2), 525–538. https://doi.org/10.37905/dikmas.2.2.525-538.2022
Yuliandari, F., Sembiring, R., & Maria. (2026). Tanggung Jawab Notaris dalam Menjamin Kepastian Hukum dan Itikad Baik (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 1442 K/Pdt/2024). Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(10). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i10.2783


















