Design of an Extension Program for Rorak Construction as an Approach to Coffee Land Conservation in Parbuluan District, Dairi Regency

Crossmark

Main Article Content


Abstract

The limited adoption of rorak as a soil and water conservation technique in coffee plantations in Parbuluan District, Dairi Regency, has been associated with farmers’ limited knowledge of and attitudes toward its benefits and application. This study examined changes in farmers’ knowledge, attitudes, and implementation practices following an agricultural extension program on rorak construction for coffee-land conservation. A descriptive quantitative pretest–posttest evaluation was conducted from January to May 2026 involving 40 coffee farmers from the Immanuel and Unggul Farmer Groups. Data were collected through observations, interviews, questionnaires, and pretest and posttest assessments. Changes in knowledge were evaluated by comparing scores obtained before and after the extension activity, whereas attitudes were measured using a Likert scale. The mean knowledge score increased from 4.75 at pretest to 8.25 at posttest, representing a 3.50-point or approximately 73.7% increase. The overall attitude score reached 86%, indicating a highly positive response to rorak adoption. Furthermore, 20 farmers (50%) implemented rorak, exceeding the initial target of 30%. These post-extension improvements suggest that the program strengthened farmers’ knowledge and attitudes while encouraging the practical adoption of soil and water conservation technology. Although the design does not establish causality, the study provides context-specific evidence that locally tailored agricultural extension can support sustainable conservation practices among smallholder coffee farmers.

Downloads

Download data is not yet available.

Citation Metrics & Similar Scopus Articles

Citation data unavailable from the configured source
Check Secondary Documents in Scopus
Open this article in Scopus, then check the Secondary documents tab. Use Manual Citation Fallback only for counts you have verified manually.
Open in Scopus
Similar Scopus Articles
Scopus
  1. Zhang X. (2027)
    Rational Design of Covalent Organic Frameworks for Oxygen Electrocatalysis: Recent Advances and Mechanistic Insights
    Nano Micro Letters, 19(1)
  2. Zulkifli N. (2027)
    Flowsheet Design and Modelling for High Purity Praseodymium and Neodymium by Solvent Extraction
    Kompleksnoe Ispolzovanie Mineralnogo Syra, 342(3), 111-122
  3. Zhu P. (2027)
    Materials–Structure–Hardware–Algorithm Co-Driven Hierarchical Optimization for Flexible Sensors
    Nano Micro Letters, 19(1)

Article Details

How to Cite
Banjarnahor, E. D. V., Nora, S., & Perangin angin, M. I. (2026). Design of an Extension Program for Rorak Construction as an Approach to Coffee Land Conservation in Parbuluan District, Dairi Regency. Journal of Multidisciplinary Science: MIKAILALSYS, 4(3), 5543-5562. https://doi.org/10.58578/mikailalsys.v4i3.11836

References

Asrizal, A., Dharmawati, N., & Purwoto, H. (2022). Efektivitas rorak untuk konservasi tanah pada perkebunan kopi. Jurnal BETA (Biosistem dan Teknik Pertanian), 10, 197. https://doi.org/10.24843/JBETA.2022.v10.i01.p21

Azuz, F., Tahitu, M. E., Sulandjari, K., Yodfiatfinda, Pakpahan, H. T., Damayanti, A., Alberth, R., Puryantoro, Lesmana, D., Adam, F. P., Hendrarini, H., Sari, N., Ellyta, Azzahra, F., & Oktarini, Y. (2024). Penyuluhan dan komunikasi pertanian. CV HEI Publishing Indonesia.

BPS Kabupaten Dairi. (2024). Kecamatan Parbuluan dalam angka: Parbuluan District in figures 2024.

Budi, S. (2018). Penyuluhan pertanian: Teori dan penerapannya. CV Sefa Bumi Persada.

Diansari, V., & Muzaifa, M. (2024). Pembuatan pupuk kompos organik dari limbah kulit kopi di Desa Alur Gading Kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah. Jurnal Pengabdian Mahakarya Masyarakat Indonesia, 2(1), 7–12. https://doi.org/10.24815/pemasi.v1i1.35778

Faizin, A., & Maghfiroh, C. N. (2023). Pengaruh rorak terhadap serangan hama pada tanaman kopi robusta (Coffea robusta L.). Agrosaintifika, 5(2), 54–67. https://doi.org/10.32764/agrosaintifika.v5i2.3638

Fangohoi, L., Makabori, Y. Y., & Ataribaba, Y. (2023). Factors that determine farmer participation rate in the farmer group. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 23(1), 1–12. https://doi.org/10.25181/jppt.v23i1.2288

Gusmadevi, W., & Hendrita, V. (2024). Analisis penggunaan metode dan media dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian (Studi kasus: Kelompok Tani Sepakat Bersama). Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 9(1), 76. https://doi.org/10.29103/ag.v9i1.15798

Hake, R. R., & Reece, J. (1999). Analyzing change/gain scores.

Indrayanti, T., Wardoyo, E., & Farmia, A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi petani terhadap program Kartu Tani di Desa Gadu Kecamatan Gunungwungkal Kabupaten Pati. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 21(1), 1–10. https://doi.org/10.36626/jppp.v21i1.1016

Irdiana, E., Nurliza, & Kurniati, D. (2024). Optimalisasi komunikasi penyuluh pertanian dalam aktivitas penyuluhan. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 96–114. https://doi.org/10.25015/20202445928

Mardiana, T., Warsiki, A. Y. N., & Heriningsih, S. (2020). Menciptakan peluang usaha ecoprint berbasis potensi desa dengan metode RRA dan PRA. In Prosiding Konferensi Pendidikan Nasional: Strategi dan implementasi pendidikan karakter pada era Revolusi Industri 4.0. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/Prosiding_KoPeN/article/view/1113/689

Mithen, M., Pertiwi, N., Rahmansah, R., Tenriola, R., & Armiwaty, A. (2024). Penyuluhan konservasi lahan bagi petani kopi di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Selatan. IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.26858/iptek.v4i2.67002

Munifah, S., Nurjanah, S., Sumardi, Subardi, Sari, M., Yuniar, A. R., Pasaribu, J. M., Maidaswar, & Firgorita, I. (2025). Buku pintar penyuluh pertanian. Pertanian Press.

Nunihartini, Y., Hidayat, N., Wulan, T. R., Sari, L. K., & Santoso, E. (2024). Pengaruh penyuluhan menggunakan media audiovisual terhadap pengetahuan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan pekarangan di Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara. Agrivet: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian dan Peternakan, 12(2), 239–244. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i2.11730

Pakpahan, A. F., Prasetio, A., Negara, E. S., Gurning, K., Situmorang, R. F. R., Tasnim, T., & Rantung, G. A. J. (2021). Metodologi penelitian ilmiah. Yayasan Kita Menulis.

Pambayun, L. P. S., & Widyatama, A. (2025). Analisis strategi konservasi tanah di lahan pertanian Daerah Aliran Sungai Bribin Gunungkidul. AGRICA, 18(1), 87–97. https://doi.org/10.37478/agr.v18i1.5603

Paryanto, E. (2025). Permintaan kopi Indonesia: Faktor penentu dan implikasinya terhadap industri kopi. Indonesian Journal of Economy, Business, Entrepreneurship and Finance, 5(1), 145–155. https://doi.org/10.53067/ijebef.v5i1.228

Pello, W. Y., & Djunina, H. (2024). Pengaruh metode dan media penyuluhan pertanian terhadap adopsi budidaya padi sawah. Jurnal Penyuluhan, 20(2), 272–283. https://doi.org/10.25015/20202451741

Permatati, R., Tanjung, H. B., & Madarisa, F. (2026). Analisis kinerja penyuluhan pertanian di Kabupaten Tanah Datar. Jurnal Niara, 18(3), 720–728. https://doi.org/10.31849/wfav1140

Pramesti, W. S. A., & Harahap, S. (2025). Studi implementasi GAP (Good Agriculture Practices) pada budidaya tanaman kopi di Desa Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo: Upaya meningkatkan pendapatan petani. AGRIBIOS, 23(2). https://doi.org/10.36841/agribios.v23i02.6634

Qanti, S. R., Syamsiyah, N., & Sadeli, A. H. (2023). Adopsi dan dis-adopsi teknologi konservasi tanah dan air di DAS Citarum Jawa Barat. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 8(2). https://jurnal.unpad.ac.id/agricore/article/view/53376

Rihi, S. M., Matheus, R., & Mahardika, C. B. D. P. (2024). Uji efektivitas media leaflet dalam peningkatan pengetahuan petani tentang pola tanam double track tanaman jagung. Jurnal Penyuluhan & Komunikasi Pembangunan Pertanian (JPKPP), 1(1), 42–48. https://ejurnal.politanikoe.ac.id/index.php/jpkpp/article/view/321/259

Risdawati, N. (2021). Pengaruh aplikasi kompos kulit buah kopi terhadap kandungan bahan organik dan fosfor pada Inceptisol kebun kopi Desa Bangelan, Malang. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 8(2), 461–469. https://jtsl.ub.ac.id/index.php/jtsl/article/view/436

Romadi, U., Yastutik, & Finunda, O. F. (2025). The factors influencing farmers’ adoption of agricultural technology innovations in Pacitan Agricultural Technology Park, East Java, Indonesia. Jurnal Penyuluhan, 21(2), 255–266. https://doi.org/10.25015/21202554422

Rustandi, Y., & Warnaen, A. (2019). Buku ajar media penyuluhan. Pusat Pendidikan Pertanian, BPPSDMP Kementerian Pertanian.

Saridewi, T. R., & Siregar, A. N. (2020). Hubungan antara peran penyuluh dan adopsi teknologi oleh petani terhadap peningkatan produksi padi di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 5(1), 55–61. https://doi.org/10.51852/jpp.v5i1.277

Satibi, M., Nasamsir, N., & Hayata, H. (2019). Pembuatan rorak pada perkebunan kopi Arabica (Coffea arabica) untuk meningkatkan produktivitas. Jurnal Media Pertanian, 4(2), 74. https://doi.org/10.33087/jagro.v4i2.85

Sitinjak, W., Sinaga, R., & Sinaga, N. D. (2025). Potensi komoditas kopi dalam perekonomian daerah Kabupaten Dairi. Jurnal Ekuilnomi, 7(2), 608–614. https://doi.org/10.36985/4jgazq71

Sudarmanto, B., Chandra Arifin, B., & Prabewi, N. (2022). Implementasi problem solving sebagai teknik penyuluhan dalam upaya peningkatan pengetahuan peternak. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 19(35). http://jurnal.polbangtanyoma.ac.id/index.php/jp3/issue/view/74

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujono, & Yahya, M. (2017). Buku ajar pelaksanaan penyuluhan pertanian. Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian.

Sulistiani, R., Barus, W. A., Utami, S., & Alparizi, R. (2023). Adaptasi morfologi dan fisiologi bibit kopi di dataran rendah. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 26(2). https://doi.org/10.30596/agrium.v26i2.16629

Zulfiana, A. U., Fattah, M. A., & Sahlan. (2022). Sikap petani padi sawah terhadap eksistensi saluran irigasi di Desa Campagaya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal), 5(1), 255. https://doi.org/10.52434/mja.v5i1.1841